Seminggu menjelang tes IELTS sering kali bikin panik. Padahal, minggu terakhir ini justru bisa jadi penentu performamu di hari H, KIPers.
Tapi tenang aja, mimin bantu kasih panduan lengkap apa aja yang perlu kamu lakukan saat H-7 supaya persiapan makin matang dan kamu nggak cuma mengandalkan keberuntungan.
1. Fokus pada Penguatan Strategi, Bukan Tambah Materi Baru
Di H-7 menjelang IELTS, kamu sebaiknya berhenti belajar materi baru. Fokuskan waktumu buat review dan latihan strategi.
Satu kesalahan umum yang sering dilakukan banyak peserta adalah terus-terusan ngulik materi baru. Padahal itu cuma bikin otakmu overcapacity. Yang lebih penting adalah kamu tahu bagaimana menyiasati setiap bagian tes.
Misalnya, di Reading Section, kamu perlu latihan skimming dan scanning supaya bisa jawab cepat. Di Listening, perbanyak exposure dengan aksen berbeda, karena IELTS bukan cuma aksen British doang, bisa juga Aussie atau American.
Kalau kamu masih nyari materi baru, mending dialihkan ke latihan intensif aja, seperti ngulang soal-soal tricky yang sebelumnya kamu salah jawab.
2. Manajemen Waktu dan Simulasi Harian
Gunakan simulasi IELTS harian agar kamu terbiasa dengan durasi dan tekanan waktu saat tes. Hari-hari menjelang tes bukan waktu untuk santai. Tapi juga bukan berarti kamu harus begadang setiap malam. Solusinya? Latihan pakai timer. Iya, pakai waktu asli seperti saat tes beneran.
Buat jadwal simulasi harian:
- Hari ke-7: Full Simulation Test 1 (Listening, Reading, Writing)
- Hari ke-6: Latihan Speaking + Review hasil writing
- Hari ke-5: Full Simulation Test 2
- Hari ke-4: Fokus ke Listening dan Speaking
- Hari ke-3: Full Simulation Test 3
- Hari ke-2: Ringan, latihan Speaking dan review catatan
- Hari ke-1: Istirahat! Biar otak dan badan kamu siap tempur
Gunakan stopwatch untuk semua bagian, dan biasakan no pause kecuali instruksi. Jangan lupa evaluasi hasil setiap hari biar kamu tahu perkembanganmu. Ini penting banget, apalagi buat KIPers yang punya target minimal skor 6.5 atau 7.0 ke atas.
3. Perkuat Skill Speaking dengan Simulasi dan Native Practice
Seminggu menjelang tes, latihan speaking sebaiknya kamu fokusin ke fluency dan coherence. Jangan terlalu mikirin grammar kecil yang justru bikin kamu jadi gugup saat ngomong.
Kamu bisa rekam percakapanmu saat latihan, terus dengerin ulang. Dengerin dengan jujur. Tanya ke diri sendiri: “Jawaban aku nyambung nggak?” “Intonasi dan pengucapan udah jelas belum?”.
Kalau kamu punya akses ke tutor native, manfaatkan banget di minggu terakhir ini. Jangan malu minta feedback detail.
Oh ya, ada juga platform seperti IELTS Speaking Partner atau aplikasi seperti Speaky atau Cambly yang bisa bantu kamu latihan real-time dengan penutur asli. Tapi kalo kamu ikut program IELTS Camp, kamu udah dapet sesi latihan bareng native speaker sampai 2 bulan, gratis!
Baca Selengkapnya: Cara Mengatasi Grogi saat Menghadapi Speaking IELTS
4. Writing Review dan Feedback dari Tutor
Writing IELTS bukan soal panjangnya essay, tapi soal struktur, coherence, dan vocabulary. Banyak peserta ngerasa sudah menulis dengan baik, padahal Task Achievement-nya rendah.
Kamu bisa latihan nulis dua task setiap hari, dan pastikan kamu dapet feedback. Kalau kamu ikut program kayak IELTS Camp Intensive 2 atau 4 minggu, kamu bakal dapet feedback dari tutor dan native.
Biasakan nulis langsung di kertas dalam waktu 60 menit. Jangan ngetik dulu karena di tes asli kamu akan menulis manual.
Baca Selengkapnya: 7 Tips Menjawab Writing IELTS Task 1 dengan Cepat
5. Atur Pola Tidur dan Gaya Hidup
Kesehatan fisik dan mental sangat mempengaruhi performa tes. Percuma belajar mati-matian kalau badan kamu drop atau otakmu mumet karena begadang. Jadi, H-7 kamu harus mulai tidur lebih awal, bangun pagi, dan jaga makan. Hindari junk food dan terlalu banyak kopi.
Jangan lupa juga untuk relaksasi. Bisa dengan stretching, olahraga ringan, atau sekadar nonton film berbahasa Inggris untuk refresh.
Oh iya, banyak juga yang kehabisan tenaga di Speaking karena nervous, itu bisa dicegah kalau kamu cukup tidur dan nggak tegang.
6. Hari Sebelum Tes: Full Rest, Light Review
Banyak banget yang ngerasa H-1 harus belajar keras, padahal itu malah bikin panik. Justru kamu cukup review ringan: lihat struktur tes, reread writing task yang udah kamu buat, atau ngomong sendiri sambil ngaca buat jaga fluency.
Pastikan juga kamu siap secara teknis: bawa identitas, tahu lokasi tes, tahu jam berangkat, dan jangan begadang.
Kamu juga bisa cek lokasi sehari sebelum supaya nggak bingung saat hari H. Jangan lupa bawa alat tulis dan air minum secukupnya.
7. Persiapan Logistik dan Mental H-1
Persiapan teknis dan mental di hari terakhir sebelum tes sama pentingnya dengan belajar materi. Pastikan semua dokumen identitas seperti KTP atau Paspor yang digunakan saat mendaftar sudah siap di dalam tas. Jangan sampai panik di pagi hari gara-gara KTP terselip entah di mana.
Cek lokasi tes sehari sebelumnya kalau memungkinkan, atau setidaknya cek rute di Google Maps untuk estimasi waktu perjalanan.
Datang terlambat adalah mimpi buruk yang bisa bikin kamu langsung didiskualifikasi atau minimal buyar konsentrasinya. Mimin saranin kamu sampai di lokasi 30-45 menit sebelum gerbang ditutup.
Malam sebelum tes, lakukan kegiatan yang bikin rileks dan jangan belajar berat lagi. Tidur lebih awal agar otak benar-benar fresh. Ingat, kondisi fisik yang prima sangat membantu kamu berpikir jernih saat menghadapi soal-soal sulit.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari H-7 Sebelum IELTS
Banyak peserta gagal di minggu terakhir bukan karena kurang pintar, tapi karena salah strategi. Yuk mimin spill beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Belajar Materi Baru
Menghabiskan waktu untuk hal baru yang justru bikin bingung. Nggak fokus sama hal yang udah dikuasai.
- Tidak Evaluasi Hasil Latihan
Cuma ngerjain soal tanpa tahu kelemahannya di mana. Gagal memperbaiki kesalahan yang sama terus-menerus.
- Mengabaikan Speaking Practice
Latihan bicara penting banget untuk kelancaran dan percaya diri
- Kurang Istirahat
Belajar sampai larut malam menjelang hari H. Akhirnya otak nggak bisa fokus pas tes.
Waktunya Akselerasi Skor IELTS Kamu di IELTS Camp
KIPers, seminggu terakhir sebelum IELTS tuh bukan waktu buat panik, tapi waktu untuk strategi. Dengan review, simulasi, dan gaya hidup sehat, kamu bisa optimalkan kemampuanmu secara maksimal.
Dan kalau kamu butuh pendampingan profesional, tutor native speaker, simulasi berkala, dan lingkungan belajar yang supportive, mimin saranin langsung ikut IELTS Camp dari Kampung Inggris Plus. Pilihan programnya fleksibel, bisa 2 minggu atau 4 minggu, dengan atau tanpa asrama, sesuai kebutuhanmu.
Jangan tunda lagi. Daftar sekarang dan siapkan dirimu untuk hasil yang optimal di IELTS. See you at the camp, KIPers!