Surat Keterangan Sehat adalah salah satu dokumen wajib dalam pendaftaran beasiswa LPDP. Dokumen ini membuktikan bahwa kamu dalam kondisi fisik dan mental yang baik untuk menempuh studi, baik di dalam maupun luar negeri.

Banyak pendaftar yang bingung harus membuat surat keterangan sehat di mana dan pemeriksaan apa saja yang diperlukan. Artikel ini akan membahas secara lengkap persyaratan surat keterangan sehat untuk LPDP beserta rekomendasi rumah sakit yang bisa dikunjungi.

Mengapa LPDP Membutuhkan Surat Keterangan Sehat?

LPDP memberikan beasiswa untuk studi jangka panjang, baik program Magister (1-2 tahun) maupun Doktor (3-4 tahun). Selama masa studi, penerima beasiswa diharapkan fokus menyelesaikan pendidikan tanpa hambatan kesehatan yang berarti.

Surat keterangan sehat menjadi jaminan bahwa calon penerima beasiswa mampu menjalani aktivitas akademik yang intensif. Selain itu, untuk studi luar negeri, kondisi kesehatan yang prima juga diperlukan untuk proses visa dan adaptasi di negara tujuan.

Jenis Surat Keterangan Sehat untuk LPDP

LPDP biasanya mensyaratkan dua jenis surat keterangan sehat yang harus dilampirkan dalam pendaftaran.

Surat Keterangan Sehat Jasmani

Surat keterangan sehat jasmani menyatakan bahwa kondisi fisik pemohon dalam keadaan baik dan tidak memiliki penyakit yang menghalangi aktivitas studi. Pemeriksaan meliputi kondisi umum tubuh, tekanan darah, denyut nadi, dan fungsi organ vital.

Surat Keterangan Sehat Rohani/Mental

Surat keterangan sehat rohani atau mental menyatakan bahwa kondisi psikologis pemohon stabil dan tidak memiliki gangguan kejiwaan. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan oleh psikiater atau dokter yang berwenang menilai kesehatan mental.

Beberapa pendaftar menggabungkan kedua surat ini dalam satu dokumen, sementara yang lain membuatnya terpisah. Pastikan untuk mengecek persyaratan terbaru di website resmi LPDP.

Rumah Sakit yang Bisa Menerbitkan Surat Keterangan Sehat

Tidak semua fasilitas kesehatan bisa menerbitkan surat keterangan sehat yang diterima LPDP. Berikut kategori rumah sakit yang direkomendasikan.

Rumah Sakit Pemerintah

Rumah sakit pemerintah atau RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) adalah pilihan paling aman untuk membuat surat keterangan sehat. Dokumen dari rumah sakit pemerintah memiliki legalitas yang kuat dan umumnya diterima untuk berbagai keperluan resmi.

Contoh rumah sakit pemerintah yang tersebar di berbagai daerah antara lain RSUD di setiap kabupaten/kota, RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) seperti RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP Dr. Soetomo Surabaya, dan rumah sakit pemerintah lainnya.

Rumah Sakit Swasta Terakreditasi

Rumah sakit swasta yang sudah terakreditasi juga bisa menerbitkan surat keterangan sehat yang valid. Pastikan rumah sakit tersebut memiliki akreditasi dari KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) atau lembaga akreditasi yang diakui.

Rumah sakit swasta besar seperti RS Siloam, RS Mayapada, RS Pondok Indah, RS Hermina, dan jaringan rumah sakit swasta ternama lainnya biasanya bisa diandalkan untuk keperluan ini.

Puskesmas

Untuk surat keterangan sehat jasmani sederhana, Puskesmas juga bisa menjadi pilihan. Namun, untuk keperluan LPDP yang bersifat resmi dan berskala nasional, disarankan untuk menggunakan rumah sakit yang lebih besar.

Jika memilih Puskesmas, pastikan surat yang diterbitkan mencantumkan kop resmi, tanda tangan dokter, dan stempel yang sah.

Klinik dengan Dokter Umum

Beberapa klinik yang memiliki dokter umum berlisensi juga bisa menerbitkan surat keterangan sehat. Namun, untuk keamanan, lebih baik pilih rumah sakit yang sudah pasti diterima.

Prosedur Mendapatkan Surat Keterangan Sehat

Berikut langkah-langkah untuk mendapatkan surat keterangan sehat di rumah sakit.

Langkah 1: Pilih Rumah Sakit

Tentukan rumah sakit yang akan dikunjungi. Pertimbangkan lokasi, biaya, dan waktu pelayanan. Rumah sakit pemerintah biasanya lebih murah tetapi antreannya lebih panjang.

Langkah 2: Daftar di Loket

Datangi rumah sakit dan daftar di loket pendaftaran. Sampaikan bahwa kamu ingin membuat surat keterangan sehat untuk keperluan beasiswa. Bawa KTP atau kartu identitas untuk pendaftaran.

Langkah 3: Pemeriksaan oleh Dokter

Setelah dipanggil, kamu akan diperiksa oleh dokter. Pemeriksaan biasanya meliputi pengukuran tekanan darah, denyut nadi, pemeriksaan mata, telinga, dan kondisi umum tubuh. Dokter mungkin juga menanyakan riwayat penyakit.

Langkah 4: Pemeriksaan Kesehatan Mental

Untuk surat keterangan sehat rohani, kamu perlu diperiksa oleh psikiater atau dokter yang berwenang. Pemeriksaan ini biasanya berupa wawancara singkat untuk menilai kondisi mental.

Di beberapa rumah sakit, pemeriksaan jasmani dan rohani bisa dilakukan sekaligus dalam satu kunjungan. Di rumah sakit lain, mungkin perlu kunjungan terpisah.

Langkah 5: Pembayaran

Bayar biaya pemeriksaan dan penerbitan surat sesuai tarif yang berlaku. Simpan bukti pembayaran.

Langkah 6: Ambil Surat Keterangan

Surat keterangan sehat biasanya bisa diambil pada hari yang sama setelah pemeriksaan selesai. Pastikan surat sudah ditandatangani dokter dan distempel rumah sakit.

Biaya Surat Keterangan Sehat

Biaya pembuatan surat keterangan sehat bervariasi tergantung rumah sakit dan jenis pemeriksaan.

Rumah Sakit Pemerintah

Di rumah sakit pemerintah atau Puskesmas, biaya surat keterangan sehat relatif terjangkau, berkisar antara Rp25.000 hingga Rp100.000 untuk surat keterangan sehat jasmani.

Untuk surat keterangan sehat rohani yang memerlukan pemeriksaan psikiater, biaya bisa lebih tinggi, sekitar Rp100.000 hingga Rp300.000.

Rumah Sakit Swasta

Di rumah sakit swasta, biaya biasanya lebih mahal. Untuk paket pemeriksaan kesehatan lengkap (jasmani dan rohani), biaya bisa berkisar antara Rp150.000 hingga Rp500.000 atau lebih, tergantung rumah sakit.

Beberapa rumah sakit swasta menawarkan paket medical check-up yang sudah termasuk surat keterangan sehat dengan harga yang lebih kompetitif.

Format Surat Keterangan Sehat yang Valid

Surat keterangan sehat yang valid untuk LPDP harus memenuhi beberapa kriteria.

Informasi yang Harus Tercantum

Surat keterangan sehat harus mencantumkan identitas pasien (nama lengkap sesuai KTP, tempat dan tanggal lahir, alamat), hasil pemeriksaan atau pernyataan sehat, nama dan tanda tangan dokter pemeriksa, nomor STR (Surat Tanda Registrasi) dokter, tanggal pemeriksaan, serta stempel resmi rumah sakit.

Kop Surat Resmi

Surat harus menggunakan kop surat resmi rumah sakit yang mencantumkan nama rumah sakit, alamat lengkap, nomor telepon, dan logo institusi.

Stempel dan Tanda Tangan

Pastikan ada tanda tangan basah dari dokter yang memeriksa dan stempel resmi rumah sakit. Surat tanpa stempel atau tanda tangan tidak akan dianggap valid.

Masa Berlaku Surat Keterangan Sehat

Surat keterangan sehat umumnya berlaku selama 3-6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Namun, kebijakan LPDP bisa berbeda, jadi pastikan untuk mengecek persyaratan terbaru.

Kapan Harus Membuat Surat Keterangan Sehat?

Buatlah surat keterangan sehat mendekati waktu pendaftaran LPDP, maksimal 1-2 bulan sebelumnya. Jangan membuat terlalu jauh-jauh hari karena berisiko kedaluwarsa sebelum proses seleksi selesai.

Jika surat keterangan sehat kedaluwarsa di tengah proses seleksi, kamu mungkin perlu membuat yang baru. Lebih baik antisipasi dari awal.

Tips Mendapatkan Surat Keterangan Sehat

Berikut tips praktis agar proses mendapatkan surat keterangan sehat berjalan lancar.

Pilih Waktu yang Tepat

Hindari membuat surat keterangan sehat di hari Senin atau setelah tanggal merah karena biasanya rumah sakit sangat ramai. Datang di pagi hari untuk menghindari antrean panjang.

Jaga Kondisi Tubuh

Sebelum pemeriksaan, pastikan kondisi tubuhmu fit. Tidur cukup, makan teratur, dan hindari begadang. Kondisi tubuh yang prima akan membantu hasil pemeriksaan yang baik.

Bawa Dokumen Lengkap

Siapkan KTP, kartu BPJS (jika ada), dan dokumen pendukung lainnya. Beberapa rumah sakit mungkin meminta dokumen tambahan.

Sampaikan Tujuan dengan Jelas

Informasikan kepada petugas dan dokter bahwa surat keterangan sehat diperlukan untuk pendaftaran beasiswa LPDP. Ini membantu mereka memberikan format surat yang sesuai.

Minta Surat Jasmani dan Rohani Sekaligus

Jika memungkinkan, minta pemeriksaan jasmani dan rohani dalam satu kunjungan untuk menghemat waktu dan biaya. Tanyakan ke rumah sakit apakah layanan ini tersedia.

Scan Surat Keterangan Sehat untuk Upload

Setelah mendapatkan surat keterangan sehat, kamu perlu menyiapkan versi digital untuk di-upload ke sistem LPDP.

Tips Scan

Scan surat dengan resolusi minimal 300 dpi agar semua tulisan, tanda tangan, dan stempel terbaca jelas. Simpan dalam format PDF dengan ukuran file sesuai ketentuan LPDP.

Pastikan hasil scan tidak buram, tidak ada bayangan, dan seluruh bagian surat terlihat lengkap. Beri nama file yang jelas seperti “SKS_NamaLengkap_2026.pdf”.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berikut beberapa pertanyaan umum seputar surat keterangan sehat untuk LPDP.

Apakah harus dari rumah sakit pemerintah?

Tidak harus, tetapi rumah sakit pemerintah lebih direkomendasikan karena legalitasnya lebih kuat. Rumah sakit swasta terakreditasi juga diterima.

Apakah surat dari Puskesmas diterima?

Bisa diterima, tetapi untuk keperluan LPDP yang bersifat resmi, lebih aman menggunakan rumah sakit.

Bagaimana jika memiliki kondisi kesehatan tertentu?

Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu yang terkontrol (seperti diabetes atau hipertensi yang sudah ditangani), konsultasikan dengan dokter. Selama kondisi tidak menghalangi aktivitas studi, biasanya masih bisa mendapatkan surat keterangan sehat dengan catatan.

Apakah perlu medical check-up lengkap?

Tidak wajib, kecuali LPDP atau universitas tujuan mensyaratkan. Surat keterangan sehat standar biasanya sudah cukup untuk pendaftaran.

Checklist Surat Keterangan Sehat untuk LPDP

Sebelum upload, pastikan surat keterangan sehat memenuhi kriteria berikut:

  • Diterbitkan oleh rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang sah
  • Mencantumkan pernyataan sehat jasmani dan rohani
  • Ada nama dan tanda tangan dokter pemeriksa
  • Ada stempel resmi rumah sakit
  • Masih dalam masa berlaku
  • Nama sesuai dengan KTP dan dokumen lainnya
  • Scan dengan kualitas baik dan terbaca jelas

Surat keterangan sehat adalah dokumen yang relatif mudah didapatkan jika kamu tahu prosedur dan rumah sakit yang tepat. Dengan persiapan yang baik, kamu bisa mendapatkan surat ini dalam waktu singkat dan fokus mempersiapkan komponen seleksi LPDP lainnya.

Sudah siap dengan semua dokumen? Jangan lupa persiapkan juga skor IELTS terbaikmu bersama IELTS Camp dan wujudkan impian kuliah di kampus impian!